RS Pelamonia Raih Akreditas 16 Pelayanan

RSAD Pelamonia

Makassar (ANTARA News) – Rumah Sakit Pelamonia Makassar, binaan Kodam VII Wirabuana, berhasil meraih akreditasi untuk 16 jenis pelayanan setelah lulus penilaian dari Komite Akreditasi RS Kementrian Kesehatan yang dilaksanakan Juli 2011.

Acara penyerahan sertifikat akreditasi dilakukan Direktur Kesehatan (Dirkes) Ditjen Kekuatan dan Pertahanan (Kuathan) Kementrian Pertahanan, Brigjen TNI Dr Harry Yusmanadi kepada Pangdam VII Wirabuana yang diwakili Dirkes, Brigjen TNI Hari Mulyono di Makassar, Sabtu.

RSAD Pelamonia

RSAD Pelamonia

Untuk 16 akreditasi RS Pelamonia meliputi pelayanan, administrasi dan manajemen, medik, gawat darurat, keperawatan, rekam medik, farmasi, keselamatan kerja dan kebakaran serta kewaspadaan bencana, radiologi, laboratorium, kamar operasi, pengendalian infeksi, perinatal resiko tinggi, rehabilitasi medik, gizi, intensif, dan darah.
Akreditasi ini mengantarkan RS Tingkat II Pelamonia berada di jajaran kelas atas RS di bawah naungan TNI setingkat dengan RSP Gatot Subroto Jakarta dan RS Dustira Kesdam III Siliwangi di Bandung.

“Seluruh RS Tingkat II dan Tingkat IV di wilayah Kodam VII terakreditasi penuh, hanya ada dua Kesdam Kodam terakreditasi penuh, Wirabuana dan Siliwangi,” ucap Harry Yusmanadi yang juga mantan Kepala Dirkes Kodam VII Wirabuana.

Selain sertifikat 16 pelayanan untuk RS Pelamonia, Harry Yusmanandi juga menyerahkan sertifikat akreditasi untuk lima jenis pelayanan di RS tingkat IV DR Sumantri Kota Parepare.

Menurut Harry, enam RS di bawah naungan Kodam VII Wirabuana, semuanya telah terakreditasi yakni, RS TK II di Makassar, RS TK III di Manado, dan empat RS TK IV masing-masing di Palu, Kendari, Parepare, dan Bone.
“Ini prestasi luar biasa, melampaui 12 layanan. Dari 130 RS di TNI yang terakreditasi hanya 64. Bahkan masih ada TK II yang belum terakreditasi,” katanya.

Ia juga mengingatkan kepada Kesdam Wirabuana untuk mempertahankan prestasi tersebut dengan menggalakkan pendidikan spesialisasi dokter untuk mendapatkan akreditasi A, setingkat dengan RS di bawah naungan Kementrian Kesehatan.
Untuk mendapatkan status itu, lanjut dia, sistem pendidikan yang akan menjadi tujuan penting untuk memenuhi syarat, lima dokter spesialis, maupun sub spesialis.

Ia mengatakan ada 202 jatah pendidikan dokter spesialis dari Kementrian Kesehatan bagi dokter yang bernaung di bawah RS binaan TNI.

Sementara, Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Muhamad Nisam dalam sambutannya yang dibacakan, Arry Yusmanandi mengharapkan agar status akreditasi yang diperoleh berimbas pada peningkatan kualitas pelayanan.

“Dengan status akreditasi yang diperoleh, lebih menambah semangat dalam meningkatkan mutu dan profesionalisme pelayanan, baik kepada prajurit dan keluarga, maupun kepada masyarakat,” ucapnya.

Acara penyerahan sertifikat selain dihadiri parwira tinggi Kodam VII Wirabuana juga ikut hadir, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Rachat Latief. (T.pso-099/D009)

Sumber : Antara Sulsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × five =