Jalur KA Mamminasata Tiga Koridor

Jalur KA MamminasataMAKASSAR, FAJAR — Jalur kereta api (KA) Mamminasata sepanjang 200 kilometer dibagi tiga koridor dengan 20 stasiun. Setiap dua kilometer tersedia stasiun, sehingga penumpang lebih dekat menjangkau kereta.

Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Masykur Sultan mengatakan, koridor kereta api Mamminasata terdiri dari koridor barat, timur, dan tengah. “Koridor tengah paling gemuk penumpang dan akan terbantu bila monorel juga beroperasi,” tutur Masykur, Senin, 4 Juni.

Jaringan rel koridor barat meliputi Bandara Sultan Hasanuddin, jalur Tol Sutami, New Port, Tallo, Karebosi, Jalan Haji Bau, Tanjung Bunga, Barombong, Galesong Utara dan Selatan, Takalar.
Kereta api juga melalui koridor tengah yang jangkauannya mencakup Maros, Batangase, Bandara Sultan Hasanuddin, Sudiang, Kampus Unhas, Graha Pena, Karebosi, Sudirman, Pabaeng-baeng, Somba Opu, Sungguminasa, Pallangga.

Sementara di koridor timur, jalur kereta api melewati Batangase, Moncongloe, BTP, kampus Unhas, Graha Pena, Mal Panakkukang, UIN, kampus baru Unhas, Pallangga, Limbung, Takalar.

“Semua koridor tetap terintegrasi dengan jalur kereta api regional Makassar-Parepare. Semua moda transportasi saling mendukung, tidak ada yang saling mematikan setelah kereta api beroperasi,” kata Masykur Senin, 4 Juni.

Bila kereta api Mamminasata beroperasi, tidak ada lagi terminal bus antarkota seperti Mallengkeri yang dioperasikan. Terminal semacam ini hanya ada di daerah seperti Takalar atau Maros.

Kepala Bagian Perencanaan Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Jumardi mengatakan, pembangunan konstruksi jaringan kereta api dilaksanakan bila proses pembebasan lahan yang dimulai pada 2013 rampung. Pembebasan lahan yang dibiayai Pemerintah Pusat, Pemprov Sulsel, dan pemerintah kabupaten/kota dimulai 2013 mendatang.

Perlintasan kereta api di Makassar yang padat arus lalu lintasnya dirancang dengan konstruksi elevasi yang melayang di atas permukaan tanah atau melalui terowongan bawah tanah. Diakuinya, moda transportasi kereta api bernilai investasi tinggi, tetapi minim biaya perawatan. (rif/pap)

Fajar.co.id | Selasa, 05 Juni 2012 | 18:20:30 WITA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen − 9 =