Apartemen Dibangun di Atas Makassar Mall

Makassar Mall yang terbakar

MAKASSAR, BKM — Makassar Mall benar-benar akan dibangun baru. Konsepnya, bukan hanya sebagai pusat perbelanjaan. Di atas mall itu akan dibangun apartemen yang diperuntukkan bagi para pedagang. PT Melati Tunggal Inti Raya (MTIR) sebagai pengembang dari Makassar Mall berniat membangun apartemen di atas Pasar Sentral tersebut. Rencana ini dilakukan setelah pengembang mendapat permintaan dari sejumlah pedagang yang sebelumnya berdagang di Makassar Mall.

Para pedagang beralasan, dengan tinggal di apartemen maka mereka tidak jauh lagi meninggalkan lokasi jualannya dan menghindari kemacetan. “Masih berupa niat, sambil menunggu keputusan secara menyeluruh dari pedagang. Apakah apartemen diadakan atau tidak. Namun jika mendengar alasan dari beberapa pedagang itu masuk akal untuk kami bangun dan mengakomodir pedagang yang jarak rumahnya jauh dengan lokasi jualannya,” jelas Fanny Anggraini, Direktur PT Melati Tunggal Inti Raya, Senin (3/10) kemarin.

Makassar Mall yang terbakar

Makassar Mall yang terbakar

Terkait rencana pembangunan Makassar Mall, Fanny mengungkapkan, pihaknya masih menunggu persetujuan terakhir antara pihak pengembang, Pemkot dan para pedagang. “Kami masih menunggu persetujuan itu, apakah nantinya dibangun baru atau direnovasi.” Jika dibangun baru, dengan konsep adanya bangunan apartemen di atas mall, maka Fanny mengestimasi anggaran sekitar Rp 100 miliar lebih. Itu pun masih berhitung anggaran kasus untuk bangunan berlantai empat. Belum lagi, khusus untuk pembongkaran bangunan lama saja bisa menelan anggaran hingga Rp 2 miliar.

Dari estimasi anggaran Rp 100 miliar itu, menurut Fanny, pihak asuransi hanya menyiapkan anggaran sekitar Rp 24 miliar. “Asuransi hanya menyiapkan anggaran sebesar Rp 24 miliar. Tapi yang jelas, kami hanya butuhkan kejelasan soal bangun kembali Makassar Mall,” jelas Fanny.

Dia mengakui, struktur bangunan di Makassar Mall sudah tidak layak lagi untuk direnovasi, sebab tiang bangunan dan batu sudah rusak. Pengelola ingin bangun baru. “Sebab jika hanya direnovasi, siapa yang akan bertanggung jawab jika ada kejadian lainnya seperti bangunan rubuh,” ujar Fanny.

Fanny menambahkan, seharusnya para pedagang tidak usah takut, sebab pengelola tetap akan mengedepankan pedagang lama, sesuai kesepakatan dengan Pemkot Makassar. “Tapi jangan menganggap pedagang baru tidak diakomodasi. Pedagang baru tetap akan diakomodasi apakah ditempatkan di lantai III,” jelas Fanny. Sebelumnya, Fanny mengatakan bahwa hingga kini konsep baru Makassar Mall sudah hampir rampung. Menurutnya, konsep itu sudah sekitar 60 persen.

Pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar sendiri mengaku masih menunggu rencana kerja (renja) termasuk rancangan (site plan) dari PT MTIR. “Kita telah melakukan rapat internal, Jumat lalu. Hasilnya, rapat diputuskan untuk meminta pihak pengembang dalam hal ini MTIR memaparkan rencana kerjanya sekaitan dengan pembangunan pasar Makassar Mall.

Kita juga akan melakukan penilaian dan pengkajian seperti apa renja yang akan dipersiapkan,” kata Sekretaris Daerah Kota Makassar, H Anis Zakariah Kama, di kantor Balaikota Makassar. Anis menjelaskan, renja yang dipersiapkan pengembang akan diteliti dan akan disesuaikan terhadap langkah yang akan ditempuh pemkot. Dan apabila ada rencana kerja yang tidak sesuai ataupun perlu kajian lebih dalam tentu kita akan lakukan pendalaman lebih lanjut.

Sumber : Berita Kota Makassar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two + fourteen =