Aerotel Smile Beroperasi 2012

MAKASSAR — Hotel berbintang tiga milik IMB Group diperkirakan mulai beroperasi Juni 2012. Konstruksi hotel bintang tiga tersebut sudah lantai delapan.

“Kami rencana soft opening Juni 2012. Konstruksinya terus kami pacu. Kami optimis bisa sesuai jadwal karena konstruksinya dikerjakan oleh perusahaan kami sendiri IMB Construction,” kata Komisaris Utama IMB Group Idris Manggabarani, Kamis, 6 Oktober.

HOTEL. Komisaris Utama IMB Group di menjelaskan progres pembangunan Hotel Aerotel Smile yang sudah terbangun delapan lantai, Kamis, 6 Oktober.

Dia mengatakan, hotel ini, akan dikelola oleh anak usaha Garuda Indonesia, Aerowisata. Perusahaan ini, didirikan di Jakarta pada 30 Juni 1973. Segmen usahanya, mengelola dan mengembangkan layanan pendukung di industri jasa boga penerbangan, hotel and resort, travel and leisure, transportasi darat, dan jasa kargo.

Idris mengatakan, tower Hotel Aero Smile nantinya akan dihubungkan dengan jembatan ke Smile Plaza di lantai enam. Sehingga fasilitas seperti ruang meeting, resto dan kafe di Smile Plaza terhubung dengan tower Aero Smile. “Di tower Smile Plaza yang tujuh lantai tersedia 15 ruang meeting di lantai 3, 4, dan 6. Sementara kafe dan resto di lantai 1, 2, dan 5. Untuk lantai tujuh akan dijadikan dua unit President Suite,” kata Idris.

Sementara di tower Aero Smile rencananya 150 kamar. Kamar tersebut terdiri atas 12 suite room, selebihnya kamar standar. “Semua ruangan dan konstruksi dikerjakan oleh putra daerah. Ini merupakan komitmen IMB Group untuk memberdayakan potensi lokal. Kualitas mereka bagus hanya jarang dimanfaatkan,” jelasnya.

Apartel dan Apartemen

Selain hotel dan sejumlah proyek properti landed house, IMB Group juga akan menggarap apartemen hotel, apartemen, dan rumah susun milik. “Apartel kami beri nama Metropolitan Residence di Jalan Landak,” jelasnya.

Konsep Apartel Metropolitan Residence adalah apartemen hotelnya dijual kepada pihak lain, IMB Group menyediakan convention hall seluas 5.000 meter persegi yang dapat menampung 10 ribu orang (standing), dan 4.000 jika memakai kursi.

Selain itu, kami juga akan mengembangkan Apartemen Anging Mammiri di Jalan Hertasning Baru. Apartemen ini, rencananya kami jual dengan harga Rp250 juta hingga Rp300 juta per unit. “Ini adalah apartemen murah tetapi kualitas dan fasilitas yang lengkap,” jelasnya.

Sementara bagi kalangan ekonomi yang sedikit di bawah apartemen, IMB Group akan membangun rumah susun milik. “Lahannya sudah siap di Sudiang,” tandasnya. (id/upi)

Sumber : Harian Fajar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen − 3 =